PENUMPANG DITURUNKAN DARI PESAWAT CITILINK DI KUALANAMU AIRPORT

Pasangan suami - istri RS dan NS terpaksa dikeluarkan dari pesawat dan gagal berangkat ke Jakarta dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Mereka mendorong pramugari karena marah saat diingatkan karena membawa barang berlebihan muatan ke dalam kabin pesawat.
VP Citilink Indonesia Benny S Butarbutar menjelaskan insiden yang terjadi dalam penerbangan QG 837 rute Kualanamu-Jakarta, Senin (4/9/2017). Sesuai dengan aturan penerbangan, penumpang yang mengganggu penerbangan akhirnya harus dikeluarkan dari pesawat.
Penerbangan QG 837, yang mengangkut 147 penumpang, itu seharusnya berangkat pukul 09.25 WIB. Namun, gara-gara ulah penumpang pasutri, akhirnya pesawat baru terbang pada pukul 10.30 WIB dan mendarat dengan aman di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada pukul 12.47 WIB.
Penerbangan QG 837, yang mengangkut 147 penumpang, itu seharusnya berangkat pukul 09.25 WIB. Namun, gara-gara ulah penumpang pasutri, akhirnya pesawat baru terbang pada pukul 10.30 WIB dan mendarat dengan aman di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada pukul 12.47 WIB.
"Penumpang yang bersangkutan awalnya tidak mau diturunkan. Namun akhirnya tetap bisa diturunkan," kata Benny dalam rilis kepada BeritaNasional.com
Menurut dia, didampingi aparat keamanan penerbangan setempat (avsec), petugas keamanan Gapura, serta staf Citilink Indonesia, kedua penumpang yang duduk di kursi 1E dan 1F itu kemudian turun dari pesawat bersama barang bawaannya. Kapten pilot segera memulai proses penerbangan selanjutnya.
Menurut dia, didampingi aparat keamanan penerbangan setempat (avsec), petugas keamanan Gapura, serta staf Citilink Indonesia, kedua penumpang yang duduk di kursi 1E dan 1F itu kemudian turun dari pesawat bersama barang bawaannya. Kapten pilot segera memulai proses penerbangan selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar