BURUH PABRIK GANTUNG DIRI KARENA DILARANG PACARAN DENGAN PRIA BERISTRI

Berita Nasional , Karanganyar - Hanya gara-gara dilarang menjalin hubungan asmara dengan seorang pria yang sudah memiliki keluarga, Siti Rhomadoni (22) nekat mengakhiri hidupnya. Warga Dukuh Kliwonan RT 01 RW 02 Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar itu ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali tambang plastik warna biru di kamarnya, Jumat (20/10).
Nardi (45) ayah korban dan Nanda (9) adik korban, menemukan tubuh wanita yang kesehariannya bekerja sebagai buruh pabrik tersebut usai bangun tidur. Mereka kemudian mengajak anggota keluarga lainnya untuk bersama mengevakuasi korban.
"Kejadiannya mungkin sekitar pukul 06.00 WIB. Oleh keluarga korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kerjo. Tapi ternyata sampai puskesmas sudah meninggal dunia," ujar Kapolsek Kerjo, AKP Y Subandi.
Sesuai keterangan dokter Puskesmas Kerjo, di leher korban ditemukan bekas jeratan tali. Sedangkan dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan apapun. Keluarga sudah membawa pulang korban untuk dimakamkan.
Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, ayah korban dan anggota keluarga lainnya juga menolak untuk dilakukan autopsi.
"Sesuai hasil wawancara dengan ayah korban, penyebab anaknya bunuh diri mungkin karena ngambek atau sakit hati karena berhubungan (pacaran) dengan laki-laki yang sudah punya anak istri. Korban mengatakan pada ayahnya tetap tidak akan putus karena sudah sangat mencintai," jelasnya.
Komentar
Posting Komentar