SEORANG MANTAN RESIDIVIS DITEMBAK MATI OLEH POLISI DI MEDAN

Berita Nasional , Medan - Seorang mantan residivis ditembak mati polisi di Medan. Tersangka yang tewas ditembak mati yaitu Tumpak Sitorus (35), warga Jalan Pasar Merah, Menteng II, Medan Denai. Polisi menyatakan Tumpak melakukan perlawanan saat kembali ditangkap atas tuduhan pencurian.
"Kita memberikan tindakan tegas Rabu (11/10) kemarin," kata Kapolsek Medan Area, Kompol Hartono di depan kamar mayat RS Bhayangkara Medan, Kamis (12/10).
Tumpak jadi buronan Unit Reserse Polsek Medan Kota setelah wajahnya dikenali saat mencuri sepeda motor milik Putri Handayani (25) di Jalan AR Hakim, Gang Pendidikan Lorong XI, Pasar Merah Timur, Medan Area, pada 23 Agustus 2017.
Pada Rabu (11/10), polisi mendapat informasi bahwa Tumpak sedang berada di sekitar rumahnya. Akhirnya setelahnya didatangi oleh petugas , dia pun berhasil disergap. Barang bukti yang disita berupa 1 kunci letter T, 2 kunci sepeda motor, 1 linggis, sebilah pisau, dan 1 unit sepeda motor Supra X hitam tanpa pelat nomor.
Polisi sempat menginterogasi Tumpak. Dia mengaku sekurangnya telah lima kali melakukan pencurian di sejumlah lokasi. Selain mencuri sepeda motor, dia juga membongkar rumah. "Tersangka merupakan residivis dalam kasus narkoba, curanmor, dan bongkar rumah," papar Hartono.
Setelah diinterogasi dan hendak dibawa untuk pengembangan , Tumpak melakukan perlawanan. Anggota polisi yang sigap , langsung memberi tembakan peringatan ke udara , namun yang bersangkutan malah menyerang secara membuta sehingga anggota memberikan tindakan tegas dan terukur.
"Tersangka meninggal dunia ditempat. Karena telah membahayakan nyawa anggota kami , maka anggota langsung berikan tindakan tegas" jelas Kompol Hartono. Jenazah Tumpak kemudian dibawa dan dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan.
Komentar
Posting Komentar